Sebelum Sepi Sendiri

Sebelum Sepi Sendiri

(1) pada pukul empat pagi kau mengumpat sambil membunuh anak kecil dalam diriku, "selamat menempuh kesunyianmu!". jujur dan ketakutan adalah tetangga dekat yang tidak pernah b ...
Senandung Algoritma

Senandung Algoritma

di dunia yang sepi sendiri Sabtu lahir kelabu dari rahim semesta yang hujan pada hari ketika senyummu hanya diketemukan algoritma. sebuah hari yang memerlukan secangkir kopi atau pelukmu dulu y ...
Undangan Pernikahan

Undangan Pernikahan

di dunia yang sepi sendiri ketika berita itu tiba, kubayangkan orang-orang asing berlalu-lalang di sepanjang jalan membacakan sajak-sajak Aan Mansyur: hangat dan sedih, atau kesepian. ketika ...
Yang Sunyi Adalah Kita

Yang Sunyi Adalah Kita

Yang sunyi adalah kita Berteriak tentang kangen Pada jarak yang tak mau tahu Yang sepi adalah kita Berpuisi pada jalan-jalan kenangan Dalam belantara waktu yang tak pasti Yang rindu adalah k ...
Hilang

Hilang

Aku menyusur tapak Pada jalan yang tak bertuan Aku menyusur tapak Pada gigil yang mengusik pikiran Aku menyusur tapak Melangkah Pada lampu jalan yang semu menerangi   Aku Ditelan De ...
Bos Besar

Bos Besar

UNPADERS. Membaca cerpen karya sosok yang kita kenal, tentu alangkah lebih baiknya kita harus mencari sisi objektifnya agar tidak terperangkap menjadi pujian yang tidak membangkitkan kreativ ...
Jiwa-Jiwa Merdeka

Jiwa-Jiwa Merdeka

Jiwa-jiwa yang merdeka. Kapan kita bersua? Rindu purnama. Rindu bersuka. Menari dan tertawa. Ada yang berpuisi. Ada yang bergitar. Sampai hati bergetar. Jiwa-jiwa merdeka. Kapan bersua? ...
Bersiasat Waktu

Bersiasat Waktu

Aku pernah percaya. Pada waktu yang berjalan lambat. Usia muda yang bertahan lama. Lalu Kehidupan tak mau mengerti. Dirampasnya kemewahan usia. Ditamparnya nina bobo keterlenaan. Dibawanya ...
Belukar Sepi

Belukar Sepi

Belukar sepi. Menjerat jiwa. Ke dalam. Belukar sepi. Menjelma seram. Memilin ketakutan. Belukar sepi. Adalah cermin. Berhadapan diri sendiri.   Belukar sepi. Siapa berani? Meski w ...
Surat Pembaca

Surat Pembaca

di dunia yang sepi sendiri Dua hal yang paling memikat adalah sajak-sajak penyair dan inti jantungmu. Keduanya mengandung makna yang mengundang tiap-tiap kehendak yang gemetar dan gentar mene ...
Memo Mantanmu

Memo Mantanmu

(1) Katamu, kotamu melulu mengatakan hal yang sama-sama semu: mapan dan masa depan, umpamanya. Atau tentang kita: nasab yang tidak ditemui nasib.   Tak ada hal baru yang kute ...
Warta Harian Seorang Wartawan

Warta Harian Seorang Wartawan

di dunia yang sepi sendiri Angka kecelakaan di Bandung meningkat seiring menggaungnya kata-kata Walikota kita: "Bandung bukanlah sekadar identitas geografis, Bandung justru tempat paling ba ...
Ceritakanlah

Ceritakanlah

Wahai langit dan bumi. Ceritakanlah tentang keadilan dan kedamaian. Tentang manusia hidup bebas dan bahagia. Pada langit kau bersedia menaungi. Pada bumi kau tempat berpijak kami. Langit dan bu ...
Selaksa Rahara

Selaksa Rahara

Sembilan tahun silam Kau terbang Belajar, berhitung, berkelana Tak ada aku Sembilan tahun silam Titik-titik mimpiku berlari ke pusat Jatuh ke tinta, menetap di tumpukan Empat tahun setelah ta ...
Pada Sebuah Juni

Pada Sebuah Juni

Pada Sebuah Juni Ada yang lebih tabah. Dari hujan. Bulan ini.  Dialah Indomi.  Dini hari.  Direlakannya. Segala rupa dan aroma.  Melebur.  Fusi.  Untuk dinikmati.  Dalam gigil udara yan ...
Surat dari Ibu Kota

Surat dari Ibu Kota

UNPADERS. Halo Riani? Tak terasa, lama kita tak bersua. Bagaimana keadaanmu saat ini? Kalau saya, syukur alhamdulillah tak ada kendala yang berarti dalam hidup saya ini. Allah sepertinya sed ...
Sirkus

Sirkus

Seperti binatang sirkus Yang bertugas untuk bekerja dan diberi makan hanya untuk sebatas hidup Hidupnya bergantung pada satu hal Keputusan pelatih Dicambuk agar pandai, disiksa agar mengerti ...
Permata Parahyangan

Permata Parahyangan

Sang Dewi Adalah permata Parahyangan Tampil menyeruak Menantang zaman Kau bulatkan tekad Kau abdikan diri Pendidikan, jalan yang kau tempuh Menjadi benderang Semangatmu adalah mentari bagi k ...
Harapan

Harapan

Aku berjalan 20 km jauhnya dari tempat aku berdiri saat itu. Sejauh itulah aku melewati berbagai macam hambatan dan rintangan. Sejauh itulah aku merasakan udara sejuk karena angin menerpa. Aku be ...
Tersiratkan

Tersiratkan

UNPADERS. Aku menatapnya dalam-dalam. Menatap tubuh yang sedang terkulai lemah itu. Aku memperhatikannya dengan saksama tanpa mengatakan sepatah kata pun. Aku takut akan menggoreskan luka yang mendala ...