Menghitung Mati

Menghitung Mati

Menghitung Mati  Ada yang ultah. Menghitung mati. Ada yang sakit. Menghitung mati. Ada yang sehat. Menghitung mati.   Ada yang menghitung waktu. Antara hidup dan mati. Sebu ...
Adalah Bandung,  Adakah Bandung?

Adalah Bandung, Adakah Bandung?

Adalah Bandung,  Adakah Bandung?   Adalah Bandung. Menjadi oase kebangsaan. Dari masa ke masa. Dari Medan Priyayi di Naripan. Sampai Indonesia Menggugat.  Banceuy.  Sel nomor 5 Dari Sako ...
Dawuh Eyang

Dawuh Eyang

UNPADERS. Semasa hidup Eyang berpesan, ia akan membukakan satu pintu di ujung kepala, Kata Eyang, bagian atas kepala akan tampak macam warna seperti aurora, Eyang mengatakan itu tidak dapat terlihat ...
Kontemporer?

Kontemporer?

Bagaimana membedakan kisah cinta kontemporer? Selain rasa dari para pemilik raga. Bagaimana mengetahui kisah sedih kontemporer? Sebab seluruhnya memberikan keluh dunia. Bagaimana mengenali keb ...
Manusia Dikirim Tuhan!

Manusia Dikirim Tuhan!

Manusia diurus Tuhan kemudian dikirim ke dunia yang fana, Tidak paham arus frekuensi yang membentuk dunia membelah menjadi beberapa bagian, Manusia dikirim Tuhan kemudian diambil kembali, Tidak pah ...
Kembali

Kembali

Pada alam kita kembali.  Pada gunung-gunung lagi.  Pada hutan-hutan lagi.  Pada lautan lagi.  Kita sudah butuh. Ke alam lagi.  Bukan untuk memerikaa keadaan.  Tapi kembali menyaring. D ...
PADMA

PADMA

Bait suci akan padam, Reinkarnasi dipertaruhkan, Kata mereka, semua bohong, Karena mereka, semua hina, Apa daya, kukembalikan dalam baur.
Sempurna Jagat

Sempurna Jagat

Ia turun sebagai tabir di mimpi setiap orang, Mencuat isyarat tanpa bentuk layu di ujung daun tidurnya, Tidur di bawah meja dengan selimut membentang sampai dengan syurga, Tapi seketika ia menuju n ...
Ada Dua Bunga

Ada Dua Bunga

Ada dua.  Bunga.  Malu.  Untuk bertenu.  Sampai waktu.  Mekar.  Tak terhindar.  Di saat yang tepat.   Dalam balutan senja.   Atawa.  ...
Ribka

Ribka

Ketika itu berjalan di sebuah padang yang gersang. Ia menemukan banyak berkeliaran. Kehausan karena kekeringan. Pilu hatinya. Menetes air pada rambutnya, dan membiarkan seluruh airnya ditelan yang ...
Gagal Membaca

Gagal Membaca

Perihal warna paling merah adalah darah yang mendarat di topi dan pipimu. kau selalu gagal membaca darah siapa yang entah bagaimana jatuh dan memercik dari langit ke tubuhmu persis rembesan angg ...

"Seandainya Tuan Datang Lebih Awal?"

Kala itu, Puan termenung. Puan kira, Tuan sedang bergurau, Puan tahu, Tuan tidak tersenyum, Tapi Tuan begitu gugup. Puan harus bicara apa pada Tuan? Puan tidak bisa menjawab dengan bengis pada ...
Tentang Pemilik

Tentang Pemilik

mungkin ketika warna coklat jatuh pada kedua bola matamu dan bola batu di genggamanmu yang singgah dan tak mampu kau sanggah tepat matahari sepenggalah. mungkin ketika tungkai kakiku gentar da ...
Penyair Angka

Penyair Angka

—buat kamu, iya kamu   ia penggemar waktu yang mencintai pikiran tentang derit ranjang. jam yang pikun menidurkannya di dalam tumpukan kalender dan menadirkannya kegiatan ...
Bukit Cinta untuk Tuhan

Bukit Cinta untuk Tuhan

Ia terdampar di sebuah pulau dengan nama yang sulit diucap kedua bibirnya;  Ia terkepung di dalam luka yang tak diberikan daya walau hanya meneguk setetes air;  Ia terjatuh di seb ...
Pintamu di Pintuku

Pintamu di Pintuku

kedua orang tuaku adalah lidah api yang kerap membakar habis bekas kecupan lidahmu di keningku yang kering. kadang ia bisa berupa besi pentungan polisi kota kita yang siap memberiku ungu tato at ...
Yang Terbaring Sambil Tersenyum

Yang Terbaring Sambil Tersenyum

Kepada 'R'  Yang Terbaring Sambil Tersenyum  Aku harus menutup buku.  Tentang kesabaran dan ikhlas. Lalu bersegera. Belajar. Darimu.  Yang terbaring. Berserah. ...
Dua Sore

Dua Sore

Dua sore setelah ritmis, dengan menghendaki segala yang sulit dan malu menyembunyikan kesedihan, kau berteriak lantang: "tak ada sinonim untuk selamat tinggal" Orang terakhir di bayang ...
Belajar Membaca

Belajar Membaca

(1) hari ini, algoritma masih dan tak lelah membisikkan perihal-perihal kau yang mendambakan lelaki berjanggut yang melepaskan zakarnya. ia, katamu, pernah menyamar menjadi toa masjid atau da ...
Klise

Klise

Sebuah adegan rumah yang remeh: Hujan berhenti, waktu mati, dan Malam memanjang karena jangkrik berbunyi. Seorang anak kecil, dengan tubuhmu, keluar dari Deru dan uap asap napasku. Lampu terbi ...