post image
Ilustrasi puisi.
KOMENTAR

Bagaimana membedakan kisah cinta kontemporer?
Selain rasa dari para pemilik raga.

Bagaimana mengetahui kisah sedih kontemporer?
Sebab seluruhnya memberikan keluh dunia.

Bagaimana mengenali kebaikan kontemporer?
Sedang kejahatan pun tidak terbatas.

Bagaimana menuju dunia yang kontemporer?
Tapi kita malah maju ke arah sebaliknya.

Kemudian, bagaimana kita tahu ini kontemporer?
Padahal kita berada pada ketertinggalan pikiran.

KOMENTAR ANDA

"Seandainya Tuan Datang Lebih Awal?"

Berikutnya

Artikel Rumentang Siang