Kamu, Kamu, Kamu

Kamu, Kamu, Kamu

"kamu, kamu, kamu," katamu pada ritmis yang mengetuk jendela kamar seperti silabel yang lebat. musim akan menjadi masam, dan kau sekarang punya seonggok daging untuk mengusir ...
Lelaki Peminta-minta

Lelaki Peminta-minta

Ia memerlukan dua buah gelas dan segelas anggur supaya dapat melihat dengan jelas bekas kecupan kekasihnya di napas lelaki lain. Ia tak akan menyahut sebelum denyutnya hanyut atau frase ...
Yang

Yang

Kepada R  Yang... Yang terbaring...  Yang dalam sedih...  Yang berair dan tumpah dari mata Yang tak henti-henti bertumbuh harap Yang selalu bersandar pada-Nya Yang percaya pada k ...
Hari Arafah

Hari Arafah

Bergerak para jamaah menuju Padang Arafah. Hari yang di nanti telah tiba, menunaikan rukun haji yang terpenting. Berkumpul bersama jutaan jamaah melaksanakan wuquf. Padang arafah laksana lautan m ...
Menunda

Menunda

Kita tidak usah bertemu saja. Ini hari. Biar mendung di atas kepala.  Beranjak perlahan.  Awan hitam beriring menjauh.  Kita bersua esok hari saja.  Dengan langit biru memb ...
Anak Kecil

Anak Kecil

ada seorang anak kecil tinggal di kantukmu dan kantung matamu, juga kantung lain yang ada pada tubuhmu. ia, katamu, pernah mencintai kedua mataku dan mata kakiku yang segera kau akhiri dengan lu ...
Matahari Merdeka

Matahari Merdeka

Ada satu matahari.  Untuk semua.  Pada semesta manusia.  Tapi di desa kami.  Kami menyimpan matahari.  Masing-masing satu.   Ada yang dalam mata.  Dalam ...
Sebuah Nama

Sebuah Nama

Ada huruf-huruf.  Berhamburan.   Keluar dari kepala.   Ada huruf-huruf.  Berloncatan.  Jumpalitan.  Ada yang tunggang-langgang.   Ada pula yan ...
Sekali Lagi

Sekali Lagi

kadang-kadang aku ingin seperti orang-orang. berkata-kata dengan bahasa yang bias, biasa, dan basi. menikmati matahari tanpa menghitung hari. tidak membedakan antara langit dan langit-lang ...
Kosong

Kosong

KOSONG                                                    Kepada &q ...
Senja Milikmu

Senja Milikmu

Senja yang inikah milikmu? Karena ada gerimis yang menyertai. Bunyinya persis sama dengan yang kau puja. Nyanyian alam, yang tiada banding, ujarmu. Senja inikah Milikmu? Karena aku mengantarmu ...
Sepasang Mata Bola Yang Copot

Sepasang Mata Bola Yang Copot

Ada sepasang mata bola. Copot. Lepas. Jatuh ke tanah.  Kuambil, daripada dinjak-dinjak orang, sayang. Kasihan.  Tapi saat mau kukembalikan, si empunya telah menghilang. Malu barangkali, ...
Catatan Diari

Catatan Diari

"Jatinangor," pesanmu yang berhak diwarnai kesedihan "hanya akan ada dalam gelas-gelas kopi." tepat setelah kau sekali lagi membuat dirimu tampak cantik untuk Tuhan yang kecil ...
Sebelum Sepi Sendiri

Sebelum Sepi Sendiri

(1) pada pukul empat pagi kau mengumpat sambil membunuh anak kecil dalam diriku, "selamat menempuh kesunyianmu!". jujur dan ketakutan adalah tetangga dekat yang tidak pernah b ...
Senandung Algoritma

Senandung Algoritma

di dunia yang sepi sendiri Sabtu lahir kelabu dari rahim semesta yang hujan pada hari ketika senyummu hanya diketemukan algoritma. sebuah hari yang memerlukan secangkir kopi atau pelukmu dulu y ...
Undangan Pernikahan

Undangan Pernikahan

di dunia yang sepi sendiri ketika berita itu tiba, kubayangkan orang-orang asing berlalu-lalang di sepanjang jalan membacakan sajak-sajak Aan Mansyur: hangat dan sedih, atau kesepian. ketika ...
Yang Sunyi Adalah Kita

Yang Sunyi Adalah Kita

Yang sunyi adalah kita Berteriak tentang kangen Pada jarak yang tak mau tahu Yang sepi adalah kita Berpuisi pada jalan-jalan kenangan Dalam belantara waktu yang tak pasti Yang rindu adalah k ...
Hilang

Hilang

Aku menyusur tapak Pada jalan yang tak bertuan Aku menyusur tapak Pada gigil yang mengusik pikiran Aku menyusur tapak Melangkah Pada lampu jalan yang semu menerangi   Aku Ditelan De ...
Bos Besar

Bos Besar

UNPADERS. Membaca cerpen karya sosok yang kita kenal, tentu alangkah lebih baiknya kita harus mencari sisi objektifnya agar tidak terperangkap menjadi pujian yang tidak membangkitkan kreativ ...
Jiwa-Jiwa Merdeka

Jiwa-Jiwa Merdeka

Jiwa-jiwa yang merdeka. Kapan kita bersua? Rindu purnama. Rindu bersuka. Menari dan tertawa. Ada yang berpuisi. Ada yang bergitar. Sampai hati bergetar. Jiwa-jiwa merdeka. Kapan bersua? ...