post image
5 Museum di Bandung. /Wisatalova
KOMENTAR

Kamu tidak perlu khawatir kehabisan tempat wisata di Bandung. Kalau kamu ingin mengunjungi tempat yang tidak itu-itu lagi setiap hang out atau ngedate di Bandung, maka kamu telah melakukan hal yang tepat dengan mampir ke laman ini.

Laman ini akan memberikan kamu rekomendasi destinasi wisata yang baru, yang memberikan nuansa klasik namun asik sekaligus menyegarkan mata. Apalagi, kalau kamu jenuh dengan destinasi wisata yang ramai dan ingin menepi dari ingar-bingar. 

Ya, tempat itu adalah museum dan Bandung menyajikan kemewahan liburan seperti itu. Terlebih, museum adalah tempat wisata yang tidak menguras dompet. Berikut 5 rekomendasi museum sebagai rekomendasi tempat liburan baru di Bandung.

Museum Geologi

Museum Geologi adalah tempat yang paling cocok bagi kamu yang senang sejarah, batu-batuan, dan tentang bumi. Pasalnya, tempat ini menyajikan peninggalan-peninggalan purba berupa artefak, fosil, bebatuan, dan lain-lain. Tepat ketika kamu memasuki museum ini, replika fosil-fosil dinosaurus serta fosil manusia purba akan menyapamu dari gedung samping kiri dan beragam jenis bebatuan akan memanggilmu dari gedung samping kanan. Beberapa koleksi dari museum Geologi boleh disentuh dan diraba, semisal bebatuan hasil sedimentasi. 

Dewasa ini, museum Geologi juga menyajikan tontonan kosmologi tentang planet-planet di lantai duanya. Tempat ini terletak di samping gedung RRI, dan masih satu jalur dengan gedung sate, taman gasibu, serta Pusdai. Museum ini dapat kamu temukan di Jalan Diponegoro No. 57, Cihaur Geulis, Kecamatan Cibeunying Kaler.

Kamu tidak perlu membaca keterangan yang menyertai koleksi yang ada di museum ini jika kamu malas. Kamu bisa memesan seorang pemandu yang akan menjelaskan semuanya untukmu. Tiket masuk tempat ini juga murah-meriah. Dengan 3-10 ribu rupiah saja, kamu sudah bisa memborong semua kemewahan wisata baru dengan nuansa sejarah bumi yang aduhai dinikmati bersama si doi. Hehe.

Museum Puspa IPTEK

Destinasi wisata yang menjajakan nuansa saintikal adalah Museum Puspa IPTEK. Museum ini menyajikan beberapa alat-alat sains sederhana, semisal bola listrik yang dapat membuat rambutmu tegang akibat aliran listrik. Beberapa alat-alat sains itu dapat kamu pegang dan kamu peragakan, loh. Bahkan ada sepeda di lantai dua yang dapat dinaiki dengan konsep serupa flying fox  bagi kamu pecinta adrenalin.

Bangunan museum ini sangat unik, yakni menyerupai jam dinding yang sangat besar. Selain itu, bangunan yang unik ini juga memiliki fungsi sebagai jam matahari yang dapat memberitahumu sedang jam berapa saat kamu melihatnya.

Museum ini terletak di tengah kota baru parahyangan, Jalan Raya Padalarang No 427. Tempat ini menyajikan kemewahan sains sederhana yang dapat kamu nikmati dengan biaya yang ramah di dompet sebesar 15-25 ribu rupiah.

Museum Konferensi Asia-Afrika

Museum Konferensi Asia-Afrika adalah museum dengan rekam jejak historis yang mendunia. Museum ini merekam peristiwa bersejarah dan peristiwa penting, yakni peristiwa Konferensi Asia-Afrika yang melibatkan sebanyak 29 negara. Museum ini masih menyimpan ruang konferensi yang lengkap dengan bendera dari masing-masing negara yang terlibat. Dengan memasuki museum ini, kamu diajak untuk memiliki semangat perjuangan melalui nuansa ruangannya yang historis.

Museum ini terletak di Jalan Asia-Afrika No. 67, Braga, Kecamatan Sumur Bandung. Letaknya yang strategis di tengah kota Bandung, menjadikan tempat ini rekomendasi destinasi wisata selanjutnya bagi kamu yang lelah berjalan-jalan di sekitar jalan Braga atau di alun-alun Bandung. Tempat ini tidak memungut biaya sama sekali alias gratis. Kamu hanya perlu masuk dan mengisi buku tamu.

Museum Kereta Api

Bagi kamu kaum sepur atau pecinta kereta api, kamu dapat mengunjungi Museum Kereta Api yang terletak di Graha Parahyangan, Jalan Dayang Sumbi No. 10, Lb. Siliwangi, Kecamatan Coblong. Tempat ini menyajikan koleksi gerbong kereta api berbagai zaman. Selain itu, museum ini juga menyajikan mesin pencetak karcis kereta api, alat komunikasi telegraf, serta telepon kayu. Semua kemewahan nuansa klasik ini tidak memerlukan mesin waktu atau bantuan alat Doraemon. Cukup bermodal ongkos, kamu tidak akan dipungut biaya mengunjungi tempat ini bersama doi yang senang travelling.

Museum Pos Indonesia

Museum Pos Indonesia terletak di samping gedung sate, yakni Jalan Cilaki No.73, Citarum, Kecamata Bandung Wetan. Museum ini telah berdiri sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda, yakni tahun 1933. Dengan memasuki tempati ini, koleksi ribuan perangko dari penjuru dunia hadir untuk memintamu mengaguminya. Tidak hanya itu, benda-benda klasik seperti timbangan surat, sepeda tukang pos, perkembangan peralatan pos dari zaman Belanda, dan surat emas juga turut hadir dalam koleksi museum ini.

Tempatnya yang strategis mewajibkanmu untuk mengunjunginya di akhir pekan, baik dengan si doi maupun dengan keluarga. Kamu tidak perlu merogoh dompet untuk masuk ke museum ini, kecuali untuk bayar parkir tentu saja. Hehe.

Demikianlah 5 rekomendasi museum di Bandung sebagai alternatif destinasi wisata bagi kamu yang menginginkan nuansa baru dalam berlibur. Dengan mengunjungi tempat ini, selain kamu mendapatkan kesenangan, kamu juga telah turut berperan menghidupkan tempat-tempat historis di Bandung agar tidak dilupakan zaman.

KOMENTAR ANDA

Dosen FKG Unpad Beri Tips Obati Sakit Gigi yang Bisa Dilakukan Sendiri

Sebelumnya

5 Jenis Sayuran Hijau Paling Sehat

Berikutnya

Baca Juga

Artikel Gaya Hidup