post image
Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran (Foto: Kompas)
KOMENTAR

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, telah merilis kebijakan Merdeka Belajar untuk lembaga pendidikan tinggi yang bertajuk Kampus Merdeka. Kebijakan ini sudah diluncurkan pada akhir bulan Januari 2020 dalam rapat koordinasi kebijakan pendidikan tinggi yang digelar di kantor Kemendikbud.

Menjelang tahun ajaran baru, Universitas Padjadjaran siap mengimplementasikan program Kampus Merdeka pada semester ganjil 2020/2021. Program ini akan diterapkan di 34 program studi terpilih dengan desain kurikulum yang fleksibel agar bisa beradaptasi dengan kondisi new normal di masa pandemi Covid-19.

Melansir laman resmi Unpad, Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Universitas Padjadjaran, Mohamad Fahmi, M.T., PhD, mengatakan Unpad akan menerapkan kurikulum yang fleksibel untuk program Kampus Merdeka sehingga mahasiswa yang mendapat hak belajar tiga semester di luar program studi di Unpad bisa memperoleh kemudahan.

Penyesuaian ini pun dilakukan untuk mengantisipasi kondisi saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Menurut Fahmi, sejumlah kegiatan dalam program Kampus Merdeka, seperti kuliah lapangan atau kegiatan tatap muka lain, harus dialihkan menjadi kegiatan daring. Dengan demikian, mahasiswa tetap mengikuti pembelajaran meski tidak bertatap muka secara langsung.

“Akibat pandemi, beberapa aktivitas pembelajaran yang ada di konsep Kampus Merdeka harus didesain ke arah virtual, utamanya kegiatan tatap muka dan kuliah lapangan. Dengan demikian, mahasiswa tetap memperoleh capaian pembelajaran meski tidak turun ke lapangan,” ujar Fahmi, dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Selasa (23/6).

Selain itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad, Yudi Nurul Ihsan, M.Si., mengatakan kurikulum yang akan digunakan harus selaras dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan pemerintah. Misal, publikasi riset mengenai kelautan dan perikanan akan disesuaikan dengan kebutuhan industri dan pemerintah.

“Idealnya, ketika kampus melakukan riset dan publikasi, publikasi ini dijadikan sebagian dasar pengambilan kebijakan oleh pemerintah dan menjadi referensi bagi industri untuk menjalankan bisnisnya,” ungkap Yudi.

Kurikulum program Kampus Merdeka oleh program studi Ilmu Kelautan diwajibkan mendorong terciptanya sektor perikanan dan kelautan yang lebih maju. Riset dan kegiatan pendidikan di tingkat universitas harus bisa menghasilkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dan pemangku kekuasaan.

Adapun program Kampus Merdeka memiliki delapan program utama, yakni magang atau praktik kerja, proyek di desa, mengajar di sekolah, wirausaha, riset, proyek independen, pertukaran pelajar, dan proyek kemanusiaan. Melalui program-program ini, mahasiswa diharapkan bisa berkreasi dan mengembangkan bekal keilmuwan yang dimiliki.

KOMENTAR ANDA

Sejak 2002, Unpad Satu-satunya Perguruan Tinggi yang Lakukan Uji Vaksin di Indonesia

Sebelumnya

Kelulusan Jalur Mandiri Dibuka, Unpad Terima 2.154 Calon Mahasiswa Baru

Berikutnya

Baca Juga

Artikel Kampus