post image
Planet Mars masih menjadi objek menarik bagi para peneliti (Foto: Suara)
KOMENTAR

Sudah sejak lama para ilmuwan luar angkasa bermimpi dapat membangun koloni manusia di Planet Merah, Mars. Sejak saat itu, penelitian mengenai kemungkinan manusia bisa hidup di Mars terus dilakukan. Eksplorasi planet itupun terus dilakukan. Mempelajari seluruh elemen yang ada di dalamnya, mulai dari tanah, udara, dan sebagainya.

Saat ini, pengiriman robot untuk menjelajahi Mars pun terus dilakukan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Robot-robot dikirim untuk merekam banyak hal di berbagai wilayah Mars yang selama ini belum tersentuh oleh tim peneliti. Bahkan pada bulan Juli nanti dalam misi Mars 2020, NASA akan mengirim dua robot canggih yaitu Perseverance rover dan helikopter Ingenuity.

Beberapa perusahaan swasta termasuk SpaceX, perusahaan milik konglomerat Elon Musk, juga turut serta dalam penelitian untuk memastikan manusia bisa hidup dan membangun koloni di Mars. Belum lama ini, SpaceX pun menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil mengirim dua astronaut NASA ke stasiun luar angkasa internasional (ISS).

Penelitian terhadap Mars pun terus mengalami kemajuan positif. Para peneliti terus menemukan kemungkinan-kemungkinan baru. Seperti belum lama ini, sebuah studi berhasil mengungkap bahwa untuk membangun koloni manusia di Planet Mars setidaknya butuh 110 orang.

Dilansir dari The Independent, Senin, 22 Juni 2020, penelitian tersebut dilakukan oleh Profesor Jean-Marc Salotti dari Institut Nasional Politeknik Bordeaux, Perancis, dengan menggunakan metode permodelan matematika. Tujuannya tentu untuk menemukan jawaban dari pertanyaan dasar yang sering terlontar ketika membicarakan kehidupan manusia di Mars: ‘Berapa jumlah minimal orang yang harus hidup di Mars?’ Dan, ‘Bagaimana cara manusia bertahan hidup di planet Mars?’.

Dalam penelitian ini, profesor Salotti memasukkan beberapa faktor terkait jumlah pemukim, pemilihan teknik pertanian, industri dan pendukung kehidupan, kondisi kehidupan yang memadai, juga pembagian dan pengorganisasian sumber daya. Hasilnya, dalam studi yang telah dipublikasikan di jurnal Scientific Reports menyatakan, butuh minimal 110 orang untuk merealisasikan mimpi membangun koloni manusia di planet Mars.

Sedangkan kelestarian hidup koloni bergantung pada pola hidup yang mereka jalani, baik atau buruk kerja sama mereka dalam membangun pemukiman, dan akses mereka terhadap sumber daya alam di tempat baru tersebut.

Penelitian ini pun membahas lebih dalam mengenai cara hidup koloni kecil di sebuah kubah kecil yang dipenuhi oksigen. Untuk mempertahankan kehidupan mereka di Mars, koloni kecil tersebut akan mulai membangun industri pertanian yang dibutuhkan.

Menurut Salotti, pindah dan membangun koloni manusia di Mars atau planet lainnya mungkin akan menjadi cara satu-satunya agar manusia bisa bertahan dan menjaga kelestariannya apabila suatu saat nanti terjadi bencana besar di Bumi.

KOMENTAR ANDA

Jelang Liga 1, Para Pemain Persib Jalani Tes Swab Didampingi Ridwan Kamil

Sebelumnya

Mental dan Pola Pikir Adalah Kunci

Berikutnya

Artikel Aktual