post image
Ketua MWA Unpad periode 2015-2020 Rudiantara (baju putih) menyerahkan dokumen kepada Ketua MWA Unpad periode 2020-2025 Arief Yahya.
KOMENTAR

Musyawarah perdana Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Padjadjaran yang digelar siang tadi, Selasa (5/1), di Unpad Training Center, Jalan Ir. H Juanda, Bandung, mempercayakan posisi Ketua MWA kepada mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Arief Yahya mewakili unsur masyarakat dalam MWA Unpad ini.

Dalam kepengurusan MWA 2020-2025, Arief Yahya didampingi Wakil Ketua Prof. Dr. Arry Bainus, dan Sekretaris Eksekutif Prof. Dr. Ir. Edy Sunardi, M.Sc. Keduanya dari unsur Senat Akademik.

Informasi ini disampaikan Ketua Senat Akademik Unpad yang juga anggota ex-officio MWA Unpad Prof. Dr. Ganjar Kurnia.

“Untuk Ketua MWA Unpad 2020-2025 sudah kami diskusikan dengan anggota MWA dari unsur masyarakat,” kata Prof. Ganjar seperti dikutip dari unpad.ac.id.

“Ini adalah keputusan pertama (MWA) pada rapat ini,” sambungnya.

MWA Unpad terdiri dari 17 anggota. Empat anggota ex-officio meliputi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, dan Ketua Senat Akademik Prof. Dr. Ganjar Kurnia.

Lalu snggota dari unsur Senat Akademik yaitu Prof. Arief Anshory Yusuf, PhD, Prof. Dr. Arry Bainus, Prof. Dr. Edy Sunardi,  Prof. Dr. Dany Hilmanto, Prof. Dr. Roni Kastaman, dan Prof. Dr. Tb. Zulriska Iskandar.

Sementara anggota dari unsur masyarakat, alumni, tenaga kependidikan, dan mahasiswa adalah Dr. Arief Yahya, Drs. Nadjib Riphat Kesoema, Drs. Kemal Azis Stamboel, M.S.M, Dr. Hadiyanto, Irawati Hermawan (Ketua Ikatan Alumni), Edward Henry, M.M., (tenaga kependidikan), dan Riezal Ilham Pratama (Ketua BEM Kema Unpad).

Pada rapat perdana tersebut, digelar serah terima dokumen dari Ketua MWA Unpad 2015-2020 mantan Menteri Komunikasi dan Informatikan Rudiantara kepada Ketua MWA Unpad yang baru.

KOMENTAR ANDA

Ketua ICCIA: Hadapi Pandemi Covid-19, Tak Ada Ruang untuk Pesimis

Sebelumnya

Irawati Hermawan: Penanganan Covid-19 Perlu Kolaborasi

Berikutnya

Artikel Aktual