post image
Beberapa wilayah di Garut, Jawa Barat dilanda banjir bandang. /ANTARA
KOMENTAR

Memasuki musim hujan, sederet bencana alam terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat (Jabar)

Salah satunya, banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah di Kecamatan Pameungpeuk, Cikelet, Cibalong, Peundeuy, Pamulihan, dan Cisompet di Kabupaten Garut, pada pekan lalu.

Menanggapi bencana tersebut, Ikatan Alumni Universitas Padjajaran (IKA Unpad) berencana meluncurkan program Crisis Center. Progam ini dibuat dalam rangka menganggulangi bencana alam yang kerap terjadi saat memasuki musim hujan di Jabar.

Ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan mengatakan, pihaknya mencoba menggalang dana dari para alumnus untuk membantu korban bencana. Insiatif ini dilakukan, karena beberapa wilayah di Jabar terdampak bencana alam.

"Kemarin di Kabupaten Garut terjadi banjir bandang dan kami sudah mendata kebutuhannya kemudian akan membantu penanganan pasca bencana," tutur Teh Ira sapaan akrabnya, Selasa, 20 Oktober 2020, dikutip dari Rmol Jabar.

Menurutnya, Ika Unpad telah menjalin komunikasi dengan Wakil Bupati Kabupaten Garut Helmi Budiman. Salah satu persoalan penyebab bencana di Jawa Barat, diketahui karena wilayah hutan yang semakin berkurang.

Berdasarkan hasil diskusi dengan Helmi Budiman, Ika Unpad akan mencoba mengetuk pintu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menjadikan Cikuray menjadi Taman Nasional.

"Mungkin temen-temen bisa membantu dan mendukung untuk merealisasikan itu," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah beraudiensi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk turut aktif dalam sejumlah program terutama investasi. Sebab, terdapat kawasan industri baru bernama Segitiga Rebana dan IKA Unpad diharap berpartisipasi aktif mengundang investor.

"Dengan itu kami memiliki strategic investment center." katanya.

KOMENTAR ANDA

IKA Unpad di Puncak Sibayak

Sebelumnya

Ketua ICCIA: Hadapi Pandemi Covid-19, Tak Ada Ruang untuk Pesimis

Berikutnya

Baca Juga

Artikel Aktual