post image
Salah satu kegiatan Komda Cibandar saat Covid -19.
KOMENTAR

Akhirnya bincang-bincang yang ditunggu itu terjadi juga, setelah tertunda sehari karena berbagai kegiatan.

Tepat pukul 06.00 pagi, ditemani secangkir kopi, saya berbincang dengan Sekjen Komda IKA Unpad daerah Cibandar (Ciamis-Banjar-Pangandaran), Kang Adang Darajat via telepon seluler. 

Digawangi oleh Kang Sukiman sebagai ketua dan Kang Adang sebagai Sekjen, Komda ini masih terbilang muda. Dibentuk tak lama setelah Kang Hikmat dilantik sebagai ketua pada periode lalu.  

Tapi, kita bisa belajar banyak dari Komda ini.  

Memiliki program rutin dan kepedulian sosial yang tinggi, juga kolaborasi dengan berbagai pihak, membuat Komda ini berkontribusi secara signifikan terhadap masyarakat sekitarnya. Mulai dari bakti sosial, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis, membantu pembangunan mesjid, wakaf Al-Quran, donor darah, dan lain sebagainya. Bahkan, Komda Cibandar turut peduli kepada orang-orang yang menderita sakit jiwa dan turut berupaya menyembuhkannya. Setelah sembuh, bahkan ada yang turut dinikahkan antara satu dengan yang lainnya.  

Salah satu yang membuat haru Kang Adang adalah program Komda Cibandar dalam melaksanakan operasi katarak buat warga.

"Bahagia rasanya bisa membantu orang bisa melihat," ujarnya dengan emosi yang tertahan.  

Saat Covid-19 melanda dan meluluh lantakkan berbagai sendi kehidupan, Komda Cibandar bersikap dan mengambil tindakan.

Program Jumat berkah dilakukan untuk mereka yang terdampak. Pembagian masker dan APD dilkasanakan kepada rumah sakit daerah. Ini dilakukan kepada 51 Puskesmas dan 3 RSUD (RSUD Kab Ciamis, RSUD Kota Banjar dan RSUD Kab Pangandaran).

Salah satu kunci dari produktifitas dan efektifitas program Komda Cibandar adalah sinergi dan kolaborasi. Komda ini mensinergikan programnya dengan profesi alumninya yang mayoritas adalah ASN yang juga berkolaborasi dengan pihak universitas dan alumni Unpad lainnya di luar Cibandar.

Selain itu, Komda Cibandar juga mendorong generasi muda dengan adanya 'Cibandar Muda/Galuh muda'.  

Lalu, apa harapan terhadap IKA Unpad kedepan yang saat ini memiliki dinakhodai oleh Teh Irawati Hermawan? 

Kang Adang berharap IKA bisa melakukan banyak hal-hal sederhana yang bermanfaat buat masyarakat. Juga inovasi-inovasi yang bisa menjadi model. Termasuk dalam hal kerjasama dengan universitas. 
Misalnya program KKN (Kuliah Kerja Nyata).

"Fokus saja di satu lokasi, ada MoU antara pihak universitas dengan Pemda untuk membangun masyarakat jangka pendek, menengah dan panjang," kata Kang Adang. 

Selain itu, IKA diharapkan juga turut dalam mempromosikan dan memasarkan potensi daerah. Bisa saling membantu di bidang usaha.

"Jangan maju sendiri-sendiri, tapi maju bersama," ujar Kang Adang menutup pembicaraan pagi itu. 

Yeah, hidup memang harus punya arti.  
Tak melulu tentang diri sendiri. 
Kita bisa mulai berbagi. 
Apalagi di zaman resesi. 
Berkolaborasi. 
Peduli, dari hati. 
Berkali-kali, lagi 

Maju terus Komda Cibandar dan Komda-Komda lainnya. Maju terus IKA Unpad! 

KOMENTAR ANDA

IKA Unpad di Puncak Sibayak

Sebelumnya

Ketua ICCIA: Hadapi Pandemi Covid-19, Tak Ada Ruang untuk Pesimis

Berikutnya

Artikel Aktual